Di tengah situasi yang membuat pengguna ATM khawatir akan dananya yang hilang dicuri, pihak Bank Indonesia (BI) memberikan angin segar. Bahwa dana mereka akan dikembalikan. Pihak BI juga meyakinkan para nasabah bahwa uang mereka di Bank tetap aman.
"Pelanggan yang kehilangan uang hanya perlu melaporkannya kepada bank mereka untuk diperiksa dan diganti," kata Budi Rochadi, seorang deputi gubernur Bank Indonesia.
Nasabah ATM kini bisa bernafas lebih lega, terkait adanya rangkain pencurian melalui kartu ATM yang melanda di Bali. Setidaknya 15 orang di Bali dengan rekening di PT Bank Central Asia, PT Bank Permata dan PT Bank Negara Indonesia telah melaporkan kerugian selama akhir pekan kmarin. Lima nasabah BCA di Kuta melaporkan kerugian mencapai Rp 255.5 juta kepada pihak berwenang, menurut Kepala Kepolisian Kuta Dody Prawiranegara. Menurut pihak Bank, kasus ini hanya melibatkan kartu ATM magnetik, yang memiliki kelemahan dibanding chip.
Diduga pelaku menggunakan mesin skimmer untuk menyalin data dari ATM dan kamera mini untuk menangkap PIN ATM.
Sumber berita : thejakartaglobe.com
BI jgn hanya janji tp dibuktikan.jgn sampai nasabah hilang kepercayaan.
Posted by: yuli | 01/21/2010 at 09:42 PM